Tampilkan postingan dengan label Food. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Food. Tampilkan semua postingan

Minggu, 24 Februari 2013

Ciri-Ciri Mie Tanpa Bahan Pengawet


.okefood.com/ BERAGAM menu mi mudah ditemukan di berbagai tempat makan di Ibu Kota. Untuk mengetahui mi tanpa pengawet, Anda tak akan sulit menentukannya.

Agar tidak salah pilih mi memakai bahan pengawet, berikut beberapa trik mengetahuinya, seperti dijelaskan Siti Muslimah, pemilik Bakmi DKI kepada Okezone,baru-baru ini:

Mi jadi hitam
Karena tanpa memakai bahan pengawet, mi cenderung akan berubah kehitaman. Ini disebabkan adanya paparan udara pada mi.

Asam
Tanpa adanya daya penahan awet pada mi, rasanya pun akan mudah berubah asam. Perubahan rasa mi menjadi asam pun tidak lebih dari 9 jam pada suhu ruangan.

Mudah mekar
Mi segar atau tanpa bahan pengawet dengan cepat naik ke permukaan saat direbus. Mi akan mudah mekar bila terkena air panas.

Dihinggapi lalatMi tanpa bahan pengawet cenderung disukai lalat hingga senang mengerubunginya. Sebaliknya, lalat tidak suka aorma aroma tajam dari bahan pengawet.

Jadi keras
Meski mi segar bisa disimpan dalam lemari es, tekstur dan rasanya akan berubah. Suhu dingin kulkas akan membuat mi menjadi kering. Meskipun masih bisa digunakan, rasanya akan berubah. (ftr)

Senin, 26 September 2011

Makanan Sehat Gak Mahal Kok


Nah, berikut beberapa makanan 'murah' yang bisa menjadi pertimbangan untuk dikonsumsi sehari-hari agar kesehatan tubuh semakin optimal.

Sayuran hijau

Ahli medis menyebutkan sayuran hijau sebagai salah satu makanan keajaiban alam. Sayuan hijau seperti kale dan Swiss chard (sayuran menyerupai bayam dan masih sejenis dengan bit), mengandung nutrisi tinggi seperti folat dan vitamin A dan C, yang dapat menurunkan risiko penyakit kanker. Semangkuk sayuran hijau setiap hari juga dapat mencegah diabetes dan tekanan darah tinggi.

Kacang-kacangan

Banyak ahli gizi merekomendasikan kacang seperti almond, mede dan kenari untuk dikonsumsi. Ketiga jenis kacang tersebut diketahui mengandung serat alami yang tinggi. Serat baik bagi tubuh karena dapat memperlambat proses pencernaan Anda dan dapat menahan rasa lapar.

Bawang

Studi menunjukkan bahwa mengkonsumsi bawang secara teratur dapat mengurangi gejala asma dan risiko berkembangnya kanker perut. Cukup tambahkan bawang ke dalam sup atau sayuran tumis Anda. Semakin banyak bawang yang digunakan, maka semakin besar pula manfaatnya bagi kesehatan.

Gandum

Jenis biji-bijian seperti nasi putih dan pasta, telah kehilangan 90% nilai gizinya akibat proses penyulingan. Ini cukup dapat menjadi alasan untuk memilih biji-bijian seperti beras merah dan juga semua jenis gandum.

Sebuah studi baru-baru ini menunjukkan bahwa makanan yang kaya gandum benar-benar dapat melangsingkan tubuh dan meratakan perut anda, yaitu dengan cara mengurangi penyimpanan lemak di daerah sekitar perut bagian bawah.

Yogurt

Mengomsumsi yogurt sebagai bagian dari rutinitas harian dapat memperbaiki pencernaan Anda. Periksa daftar label dalam kemasan yogurt untuk memastikan bahwa Anda mendapatkan probiotik yang sehat. Plihlah yogurt yang juga kaya akan vitamin D untuk mencegah osteoporosis. (Inilah.com)

4 Fakta Tentang Pasta


Olahan khas Italia ini sekarang sudah jadi makanan favorit banyak orang. Di setiap restoran, Anda akan bisa menemukan pilihan pasta sebagai salah satu varian menunya. Anda juga mungkin sering menyajikannya di rumah sebagai salah satu menu andalan untuk keluarga. Selain karena pengolahannya yang mudah, pasta juga merupakan pilihan aman bagi anak-anak, karena mereka umumnya akan menyukainya.
Namun, sebenarnya ada banyak hal menarik seputar pasta yang tidak diketahui oleh banyak orang. Berikut ini adalah empat di antaranya. Coba simak!

1. Yang segar belum tentu lebih baik
"Pasta yang segar, alias baru dibuat sebelum diolah, memang tiada duanya," kata Domenica Marchetti, penulis buku The Glorious Pasta of Italy. Namun, lanjutnya, bukan berarti pasta segar lebih baik ketimbang yang kering. Jadi, sebenarnya dua jenis ini sama saja baiknya. Bahkan, pasta yang kering bisa terhitung lebih ekonomis dibandingkan membuat sendiri. Hanya saja, menurut Marchetti, Anda perlu lebih cermat dalam memilih pasta kering. "Merek yang kurang berkualitas bisa menghasilkan pasta yang 'benyek'," kata Marchetti.

2. Pahami pasta Anda
Jika Anda akan membuat pasta segar di rumah, gunakan dua peranti berikut agar sukses: food processor dan freezer. "Semakin sering membuat, Anda akan semakin tahu mengenali tipe adonan yang baik. Itu saja kuncinya," kata Marchetti. Penggunaan food processor dapat menghemat waktu dan tetap menghasilkan adonan pasta yang lembut. Sementara, jika Anda tidak ingin segera mengolahnya, simpanlah di lemari pembeku. "Yang paling aman tetaplah membuat adonan pasta sebelum diolah dan tidak menyimpan, karena ada kemungkinan pasta itu nantinya malah tidak bisa dimasak karena tidak lagi layak pakai," anjur Marchetti.

3. Padukan dengan saus yang tepat
Sebagian orang memilih pasta whole wheat atau yang terbuat dari gandum untuk mendapat manfaat sehatnya. Namun, yang perlu diketahui, pasta jenis ini tidak bisa dipadukan dengan sembarang saus. Teksturnya yang agak kenyal tidak cocok bila ditambahkan dengan saus dari tomat yang sifatnya ringan. Untuk itu, Marchetti menganjurkan Anda untuk memadankannya dengan saus yang lebih "berat" seperti saus krim.

4. Pasta cocok dimasak dengan gaya apa pun
Mulai dari diolah ala Italia hingga dibuat menjadi pengganti mi goreng ala China, pasta tetap enak. Selain itu, pasta juga bisa dipadankan dengan daging jenis apa saja, mulai dari daging sapi, ayam, hingga olahan laut. Sekarang bagaimana Anda menggali kreativitas untuk menciptakan hidangan pasta ciri khas Anda!

(Sc  : Oprah) 

Pageant Daily : Miss Cosmo 2025

 This year, Miss Cosmo, the Vietnamese beauty pageant, returns. This is its second edition. Last year, Indonesia's representative from A...